Mulai dari kondisi keuangan, uang muka, dokumen, hingga kemampuan membayar cicilan perlu diperhitungkan sebelum mengajukan KPR. 

Berikut beberapa persiapan yang bisa dilakukan. 

1. Ketahui Kemampuan Cicilan Bulanan 

Sebelum menentukan rumah, hal pertama yang perlu diketahui adalah berapa besar cicilan yang masih nyaman untuk kondisi keuangan Anda. 

Jangan hanya melihat jumlah cicilan yang ditawarkan. Perhitungkan juga pengeluaran rutin lainnya seperti kebutuhan rumah tangga, transportasi, cicilan yang sedang berjalan, tabungan, dana darurat, dan kebutuhan keluarga. 

Untuk pasangan yang membeli rumah bersama, pendapatan dan pengeluaran keduanya juga perlu dipertimbangkan secara menyeluruh. 

Dengan mengetahui kemampuan cicilan, Anda akan lebih mudah menentukan kisaran harga rumah yang sesuai. 

2. Siapkan Uang Muka dan Biaya Awal 

KPR tidak selalu berarti seluruh kebutuhan pembelian rumah dapat dibiayai melalui kredit. 

Anda tetap perlu memperhitungkan kebutuhan dana awal, termasuk uang muka atau DP serta biaya-biaya lain yang mungkin muncul dalam proses pembelian. 

Selain DP, pertimbangkan juga: 

  • Biaya administrasi 

  • Biaya akad 

  • Biaya notaris 

  • BPHTB 

  • AJB 

  • Biaya appraisal jika berlaku 

  • Biaya asuransi sesuai ketentuan 

  • Biaya pindahan dan kebutuhan rumah setelah serah terima 

Besarnya biaya dapat berbeda tergantung skema pembelian, bank, dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, sebaiknya tanyakan secara detail kepada pihak bank atau konsultan properti sebelum mengambil keputusan. 

3. Pastikan Kondisi Kredit dan Keuangan Sehat 

Bank akan melakukan penilaian terhadap kemampuan calon debitur sebelum memberikan persetujuan KPR. 

Karena itu, sebelum mengajukan KPR, penting untuk mengevaluasi kondisi keuangan pribadi. 

Jika masih memiliki beberapa cicilan atau kewajiban lain, hitung kembali apakah pengeluaran tersebut masih memungkinkan ditambah cicilan rumah. 

Hindari mengambil cicilan rumah hanya berdasarkan batas maksimal yang bisa diberikan. Yang lebih penting adalah memastikan cicilan tersebut tetap nyaman dijalani setiap bulan. 

4. Siapkan Dokumen yang Dibutuhkan 

Salah satu bagian penting dalam persiapan KPR rumah pertama adalah dokumen. 

Persyaratan dapat berbeda antara satu bank dengan bank lainnya, tetapi secara umum calon debitur perlu menyiapkan dokumen identitas dan dokumen terkait penghasilan. 

Beberapa dokumen yang umumnya dibutuhkan antara lain: 

  • KTP 

  • Kartu Keluarga 

  • NPWP 

  • Bukti penghasilan 

  • Slip gaji atau dokumen pendapatan 

  • Rekening koran atau mutasi rekening 

  • Surat keterangan kerja untuk karyawan, jika diperlukan 

  • Dokumen usaha bagi wiraswasta, sesuai persyaratan bank 

Untuk pasangan yang mengajukan KPR bersama, bank dapat meminta dokumen dari kedua pihak. 

Sebelum mengajukan, pastikan dokumen yang dibutuhkan sudah tersedia dan informasinya konsisten. 

5. Tentukan Rumah Sesuai Kemampuan Finansial 

Setelah mengetahui kemampuan cicilan dan menyiapkan dana awal, Anda bisa mulai menentukan rumah yang sesuai. 

Jangan sebaliknya, memilih rumah terlebih dahulu berdasarkan keinginan, kemudian memaksakan kondisi finansial agar sesuai dengan rumah tersebut. 

Pertimbangkan beberapa hal: 

  • Harga rumah 

  • Besaran DP 

  • Estimasi cicilan 

  • Tenor KPR 

  • Lokasi 

  • Luas dan tipe rumah 

  • Fasilitas 

  • Lingkungan 

  • Kebutuhan keluarga beberapa tahun ke depan 

Dengan cara ini, pencarian rumah menjadi lebih terarah. 

6. Bandingkan Simulasi KPR 

Setiap bank dapat memiliki kebijakan, suku bunga, tenor, dan persyaratan yang berbeda. 

Karena itu, jangan hanya melihat nominal cicilan awal. 

Saat membandingkan simulasi KPR, perhatikan juga: 

  • Besaran uang muka 

  • Tenor 

  • Suku bunga 

  • Periode fixed dan floating jika berlaku 

  • Total kewajiban pembayaran 

  • Biaya administrasi dan biaya lainnya 

  • Ketentuan pelunasan dipercepat 

Perhitungan akhir dapat berbeda berdasarkan profil pemohon, harga rumah, besaran DP, tenor, dan kebijakan bank. 

Karena itu, gunakan simulasi sebagai gambaran awal dan lakukan konsultasi untuk mendapatkan perhitungan yang lebih sesuai. 

7. Siapkan Dana Darurat 

Membeli rumah berarti memiliki komitmen finansial jangka panjang. 

Karena itu, jangan sampai seluruh tabungan digunakan untuk DP dan biaya awal pembelian rumah. 

Tetap siapkan dana darurat untuk menghadapi kebutuhan tidak terduga. Dengan begitu, kondisi keuangan keluarga tetap memiliki ruang ketika terjadi perubahan atau pengeluaran di luar rencana. 

8. Mulai dari Rumah yang Sesuai dengan Kebutuhan 

Setelah memahami kemampuan finansial, Anda bisa mulai mencari rumah yang sesuai. 

Untuk pasangan muda atau keluarga yang sedang mencari rumah di Depok, misalnya, pertimbangkan bukan hanya harga rumah, tetapi juga akses menuju Jakarta, fasilitas di sekitar, lingkungan, serta kebutuhan ruang keluarga. 

Jika area Sawangan menjadi salah satu pilihan, Anda dapat mulai membandingkan pilihan hunian yang tersedia di kawasan tersebut. 

H City Sawangan dapat menjadi salah satu pilihan untuk dipertimbangkan, terutama bagi keluarga muda yang mencari hunian dengan lingkungan kawasan dan ruang yang mendukung kebutuhan sehari-hari.

 

Berapa Cicilan KPR yang Ideal?

Sebagai patokan umum, total cicilan utang sebaiknya tidak lebih dari sekitar 30% penghasilan bulanan. Artinya, sebelum mengajukan KPR, jangan hanya menghitung cicilan rumah, tetapi juga pertimbangkan cicilan kendaraan, kartu kredit, atau pinjaman lainnya.

Karena itu, sebelum menentukan rumah, lebih baik mulai dari pertanyaan: 

“Berapa cicilan yang masih nyaman untuk keluarga saya?” 

Dari angka tersebut, Anda dapat memperkirakan kisaran harga rumah yang lebih realistis. 

 

Checklist Sebelum Mengajukan KPR Rumah Pertama 

Sebelum mengajukan KPR, pastikan beberapa hal berikut sudah Anda pertimbangkan: 

☐ Sudah mengetahui kemampuan cicilan bulanan 

☐ Sudah menghitung kebutuhan DP 

☐ Sudah menyiapkan dana untuk biaya transaksi 

☐ Kondisi cicilan atau utang lainnya terkontrol 

☐ Dokumen pribadi dan penghasilan siap 

☐ Sudah memiliki dana darurat 

☐ Sudah menentukan kebutuhan rumah 

☐ Sudah memiliki beberapa pilihan rumah 

☐ Sudah membandingkan simulasi KPR 

☐ Sudah siap melakukan survey rumah 

Jika sebagian besar sudah terpenuhi, Anda bisa mulai masuk ke tahap berikutnya: memilih rumah dan melakukan konsultasi KPR. 

 

Sudah Siap Mencari Rumah Pertama? 

Mempersiapkan KPR sejak awal akan membuat proses membeli rumah menjadi lebih terarah. Anda tidak hanya mengetahui rumah seperti apa yang diinginkan, tetapi juga memahami rumah seperti apa yang secara finansial masuk akal untuk dibeli. 

Jika Anda sedang mencari rumah di Sawangan, H City Sawangan dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa Anda lihat dan bandingkan. 

Mulai dari mengetahui pilihan tipe rumah, melihat lokasi secara langsung, hingga berkonsultasi mengenai simulasi KPR yang sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Sudah tahu kisaran cicilan yang nyaman untuk Anda? 

Konsultasikan kebutuhan KPR Anda dan lihat pilihan rumah di H City Sawangan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga.